You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Keramba Jaring Apung Binaan Eksport Perdana Ke China))
photo Suparni - Beritajakarta.id

KJA Binaan Ekspor Ikan Kerapu Perdana ke Tiongkok

Ikan kerapu macan bintik hasil keramba jaring apung (KJA) Kelompok Mandiri Pulau Kelapa Dua binaan dari Sudin Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu berkualitas ekspor. Untuk perdana, ekspor dilakukan ke Tiongkok

"Kerapu macan dan cantik ini harganya cukup tinggi dan cukup diminati di luar negeri, makanya kita akan kembangkan jenis lain"

"Kerapu macan dan cantik ini harganya cukup tinggi dan cukup diminati di luar negeri. Makanya kita akan kembangkan jenis lain seperti Kerapu bebek dan lain-lain agar harganya dapat mengikuti jenis macan ini," ujar Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Rabu (23/3).

Menurutnya mortalitas untuk jenis lain sangat tinggi sehingga perlu pengembangan dan promosi lebih agar harga jenis lain ikut tinggi.

Pulau Seribu Panen 14 Ribu Ekor Ikan Kerapu

"Agar berkelanjutan setiap bulannya dapat panen, nelayan ini seharusnya juga dapat melakukan tumpang sari dengan budidaya selain ikan kerapu, seperti udang atau ikan jenis lain yang cepat panen," tandasnya

Sebelumnya, pada kesempatan yang sama dua eksportir datang menyaksikan panen raya ikan kerapu tersebut. Mereka juga berniat ingin menjadi investor dalam usaha budidaya ikan jaring apung tersebut setelah melihat hasilnya.

Rencananya untuk jumlah ikan yang diekspor sebanyak tujuh kuintal atau sekitar 1.400 ekor. Dengan harga per kilogramnya mencapai Rp 120 ribu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati