You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI akan Bangun ERP Sendiri
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI akan Bangun ERP Sendiri

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah memutuskan pihaknya tidak akan menyerahkan pembangunan electronic road pricing (ERP) kepada pihak swasta. Pemprov DKI Jakarta akan membangun sendiri sistem pengendali lalu lintas ini.

ERP kami mau lelang dan putuskan saya mau bangun sendiri saja. Saya nggak mau kerja sama dengan swasta

"ERP kami mau lelang dan putuskan saya mau bangun sendiri saja. Saya nggak mau kerja sama dengan swasta," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/4).

Menurut Basuki jika dibangun sendiri, pihaknya bisa bebas untuk menentukan tarif ERP. Sebab tujuan awal penerapan sistem ERP adalah untuk mengatur lalu lintas. "Saya kan ERP bukan buat cari uang tapi mengatur lalu lintas," ujarnya.

Sosialisasi Penerapan ERP Dilakukan Setahun

Basuki menambahkan jika bekerjasama dengan pihak swasta, maka pihaknya tidak akan leluasa untuk menurunkan atau menaikan tarif. Saat kondisi lalu lintas sepi maka tarif akan diturunkan, sementara saat pada kendaraan baru akan dinaikan kembali.

"Kami akan beli alat supaya bisa ngatur-ngatur, kalau kami terikat sama swasta harga sekian, mau nggak dia turunin harganya (tarif)? Nggak mau dong. Kami bisa saja gratisin kalau jalan ini kosong. Itu bisa atur. Tapi kalau swasta dia bisa bisa berantem sama kami nggak mau nurunin harga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye13067 personDessy Suciati
  2. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye7208 personNurito
  3. Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1898 personTiyo Surya Sakti
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1793 personFakhrizal Fakhri
  5. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1662 personFakhrizal Fakhri