You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Urai  Sejumlah Kebijakan Pengurai Kemacetan Lalin Akan Diberlakukan, Sosialisasi Rute Alternatif Aka
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Kebijakan Urai Kemacetan Terus Dimatangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mematangkan kebijakan pasca penerapan uji coba penghapusan kawasan 3 in 1. Ini dilakukan sebelum diberlakukannya ERP yang diharapkan bisa menjadi solusi mengurai kemacetan di Ibukota.

Kita sedang bahas detail dengan kepolisian untuk pemberlakukan sejumlah kebijakan contohnya nopol ganjil genap

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, kemacetan paling tinggi terjadi di kawasan Semanggi, Jl Jenderal Sudirman dan Bundaran Senayan.

"Kita sedang bahas detail dengan kepolisian untuk pemberlakukan sejumlah kebijakan contohnya nopol ganjil genap," ujarnya, Minggu (10/4).

Tingkat Kemacetan di Jalan Kolektor Menurun

Dikatakan Andri, hal ini sambil menunggu penerapan ERP yang saat ini masih terus berproses. Namun, selama pemberlakuan uji coba penghapusan 3 in 1, menurutnya ada peningkatan masyarakat menggunakan angkutan bus Transjakarta dan kendaraan umum lainnya.

"Namun manfaat lain bisa menghapus kasus eksploitasi anak, joki 3 in 1 khusus balita dan anak sekolah yang saat jam belajar menjadi joki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye969 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati