You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ojek Aplikasi Diminta Aktif Lapor ke Qlue
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Ojek Aplikasi Diminta Aktif Lapor ke Qlue

Para pengemudi ojek aplikasi di Jakarta diminta ikut berperan dalam pelaporan di aplikasi Qlue. Dengan begitu pengemudi ojek aplikasi ini juga membantu program 5 tertib DKI Jakarta.

Karena keberadaan gojek itu sangat bermanfaat, misalnya sekarang orang mau pesan makanan di PKL kita yang sudah terdaftar bisa lewat gojek‎

"Karena keberadaan gojek itu sangat bermanfaat, misalnya sekarang orang mau pesan makanan di pedagang kaki lima (PKL) kita yang sudah terdaftar bisa lewat gojek‎," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, Minggu (17/4).

Basuki menegaskan, bagi pengemudi ojek aplikasi yang rutin melaporkan masalah Jakarta di Qlue akan mendapatkan poin. Sejumlah hadiah nantinya akan diberikan bagi yang paling aktif memberikan laporannya.

Qlue, Kecamatan Setiabudi Terbanyak Laporan Parkir Liar

"Selain itu kita juga minta agar pengemudi gojek juga mensosialisasikan program 5 tertib yaitu tertib demo, tertib PKL, tertib hunian, tertib lalu lintas dan tertib buang sampah," katanya.

Ia juga menyarankan masyarakat yang ingin membeli makanan dengan ojek online selektif memilik pedagang yang sudah berlabel BPOM. Pasalnya jajanan yang ada sendiri seringkali ditemukan mengandung bahan berbahaya.

"Kita mau juga orang makannya sehat, saat ini kan sudah dapat dipesan online dari PKL kita," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1206 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati