You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT Kapukniaga Indah Dukung Moratorium Reklamasi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pengembang Dukung Moratorium Reklamasi

Langkah pemerintah yang memutuskan melakukan moratorium terhadap reklamasi Teluk Jakarta didukung pihak pengembang. Bahkan, salah satu pengembang, PT Kapuk Naga Indah (KNI) telah mengirimkan surat kepada Pemprov DKI sebagai tindak lanjut keputusan Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya.

Sedangkan segala kegiatan pembangunan ruko dan pembangunan lainnya sudah kami hentikan, sampai semua persyaratan dan perizinan terpenuhi

Direktur III PT KNI, Nono Sampono mengatakan, pihaknya akan menunggu sampai semua persyaratan dan perizinan sesuai undang-undang. "Kami menghargai dan mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah yang menghentikan sementara terhadap reklamasi Teluk Jakarta," ujar Nono, Rabu (4/5).

Dikatakan Nono, sejak Oktober 2014, PT KNI sudah menghentikan segala kegiatan pengurukan di pulau-pulau reklamasi. Reklamasi di Pulau D sudah mencapai 100 persen, sementara di Pulau C baru mencapai 30 persen.

Pulau D dan C Tak Boleh Menyatu

"Saat ini pekerjaan yang masih dilakukan adalah proses pemadatan kawasan saja. Sedangkan segala kegiatan pembangunan ruko dan pembangunan lainnya sudah kami hentikan, sampai semua persyaratan dan perizinan terpenuhi," katanya.

Pihaknya, sambung Nono, masih menunggu keluarnya Rancang Bangun Kota atau Urban Design Guide Line (UDGL) dari Pemprov DKI Jakarta. Pengajuan UDGL telah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5174 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1830 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1770 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1676 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1553 personAnita Karyati