You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penerapan Ganjil Genap Agar Masyarakat Beralih ke Angkutan Umum
photo Doc - Beritajakarta.id

Ganjil Genap Dorong Warga Gunakan Angkutan Umum

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta menyatakan penerapan kebijakan ganjil genap diberlakukan lantaran penghapusan kebijakan 3 in 1 belum efektif memindahkan masyarakat penguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum. Jumlah peningkatan penumpang Transjakarta pun tidak signifikan

Kemudian kami lakukan sterilisasi jalur busway, ternyata masyarakat tidak pindah juga, ya kami terapkan ganjil genap sambil mengisi kekosongan elektronic road pricing (ERP)

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, saat ini jumlah bus Transjakarta mencapai sekitar 493 bus, kemudian ditambah 850 bus dari bantuan Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Namun, banyaknya angkutan umum ternyata belum signifikan meningkatkan jumlah penumpang yang sekitar 380 orang per hari.

"Kemudian kami lakukan sterilisasi jalur busway, ternyata masyarakat tidak pindah juga. Ya kami terapkan ganjil genap sambil mengisi kekosongan electronic road pricing (ERP)," kata Andri, Senin (20/6).

Ganjil Genap Diterapkan di Jalur 3 in 1

Lebih lanjut, dirinya berharap kebijakan ini dapat mendorong masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi beralih mengunakan angkutan umum. Untuk itu, pihaknya juga siap menambah jumlah bus jika kurang.

"Sekarang siang hari bus Transjakarta banyak yang kosong. Tapi jika bus kurang akan kami tambah lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1264 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1235 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye992 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye978 personDessy Suciati