You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
patroli sahur
photo Doc - Beritajakarta.id

Patroli Sahur Antisipasi Tawuran Warga

Aksi tawuran yang kerap dilakukan dua kelompok di Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, dinilai telah membuat resah warga sekitar. Apalagi aksi tawuran itu frekuensinya makin meningkat di bulan Ramadhan ini, terutama usai sholat Tarawih dan menjelang waktu sahur.


Memang kawasan ini terkenal sekali sering tawuran. Di Ramadhan sekarang program pencegahan kita yaitu patroli sambil sahur bersama warga

Untuk menekan aksi tawuran tersebut, Polsek Metro Setiabudi bersama warga kemudian membentuk tim khusus anti tawuran. Tim khusus ini akan rutin melakukan patroli dan diharapkan mampu menekan intensitas tawuran.

"Memang kawasan ini terkenal sekali sering tawuran. Di Ramadhan sekarang program pencegahan kita yaitu patroli sambil sahur bersama warga," ujar AKBP Audie Latuheru, Kapolsek Metro Setiabudi, Sabtu (5/7).

Dua Kelompok Remaja Terlibat Tawuran

Menurut Audie, kegiatan tim patroli ini dimulai sejak pukul 23.00. Sehingga sambil patroli, aparat gabungan dari Polsek Metro Setiabudi dan pihak keamanan warga bisa sekaligus membangunkan warga sahur. "Saya kira ini cukup efektif menekan intensitas tawuran di wilayah ini. Karena kepolisian dibantu warga siaga 24 jam," ucapnya.

Audie menjelaskan, patroli secara khusus berkeliling di titik-titik rawan tawuran, seperti di pemukiman padat penduduk wilayah Pasar Manggis, tepatnya Jl Menteng Wadas RW 11 Pasar Manggis. "Kita mengitari wilayah setiap malam, seperti di RT 6 sampai RT 10 yang ada di RW 10 Pasar Manggis. Pokoknya titik-titik rawan tawuran," jelasnya.

Amran (60), salah seorang warga RT 10/11 Pasar Manggis mengatakan, selama Ramadhan ini, sedikitnya terjadi dua kali aksi tawuran di wilayahnya. Dan ini sangat mengkhawatirkan warga, serta mengganggu ibadah puasa.

"Alhamdulillah bisa kondusif. Karena dua malam yang lalu ada kegiatan yang tidak menyenangkan, semoga dengan adanya sahur bareng ini kita bisa kompak dan lingkungan bisa kondusif," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1392 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1099 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1008 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye926 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye828 personBudhi Firmansyah Surapati