You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tahu Berformalin Masih Ditemukan di Jakut
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Tahu Berformalin Masih Ditemukan di Jakut

Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Utara menggelar operasi pangan terpadu di tiga pasar tradisional dan dua pasar swalayan, Jumat (12/8).

Terhadap produknya dilakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul formalinnya

Kelima pasar itu yakni, Pasar Pluit, Pasar Teluk Gong, Pasar Pantai Indah Kapuk, Swalayan Hari Hari Teluk Gong dan Swalayan Superindo. Sebanyak 115 sampel produk pertanian, 67 sampel produk peternian, dan 88 sampel produk perikanan dites.

"Dari hasil pengujian, tiga sampel produk pertanian berupa tahu dari Pasar Teluk Gong, Pasar Pantai Indah Kapuk dan Swalayan Hari Hari Teluk Gong positif menggunakan formalin," ujar Rita Nirmala, Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Jumat (12/8).

1,5 Ton Mie Berformalin Ditemukan di Pasar Bulak Klender

Sedangkan sampel produk peternakan dan perikanan, sambung Rita, bebas bahan berbahaya. Kemudian, produk tahu berformalin langsung dimusnahkan dan sudah ditindaklanjuti oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).

"Terhadap produknya dilakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul formalinnya. Apakah di pedagang atau si produsen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2016 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1037 personTiyo Surya Sakti
  3. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye983 personDessy Suciati
  4. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  5. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye882 personDessy Suciati