You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Petugas Gabungan Tutup Diskotek Milles
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Petugas Gabungan Tutup Diskotek Mille's

Ratusan petugas gabungan dilibatkan dalam penutupan Diskotek Mille's, di Kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) Lokasari, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (13/10).

Dan penutupan akan kami lakukan dengan cara persuasif dan humanis

Petugas tiba di Diskotek Mille's sekitar pukul 13.30. Dari luar tidak nampak aktifitas seperti malam hari di diskotek tersebut. Pintu diskotek pun tertutup rapat, dan baru dibuka setelah petugas gabungan mengetuk.

Nampak puluhan karyawan berada di dalam ruangan diskotek yang lampunya telah dipadampakan. Mereka pun dipersilakan untuk keluar ruangan, sebab diskotek akan disegel.

DKI Tak Akan Keluarkan Izin Baru Stadium

Pejabat yang langsung turun untuk penutupan diskotek ini yakni Kasatpol PP DKI Jakarta Jupan Royter dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Catur Laswanto.

Pantauan Beritajakarta.com, petugas langsung memasang segel di beberapa titik bangunan diskotek. Para karyawan pun diminta keluar ruangan untuk memudahkan penyegelan.

Sementara Kapalsek Metro Taman Sari, AKBP Nasriadi mengatakan, bahwa pihaknya hanya mengamankan proses penutupan diskotek tersebut.

"Hari ini kami hanya mem-back up kegiatan penutupan diskotik Mille's. Dan penutupan akan kami lakukan dengan cara persuasif dan humanis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12406 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1374 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1362 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1313 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1020 personBudhi Firmansyah Surapati