You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Co Working Space Waduk Melati Beroperasi Januari
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Co-Working Space Waduk Melati Beroperasi Januari

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menargetkan Co-Working Space di Waduk Melati, Jakarta Pusat mulai beroperasi pada Januari mendatang. Saat ini, lokasi tersebut masih dalam tahap pembangunan. Lokasi tersebut nantinya digunakan sebagai tempat warga Jakarta untuk berkreasi.

Dinas KUMKMP kami sediakan Co-Working Space di Waduk Melati, targetnya Januari sudah bisa beroperasi. Sementara khusus untuk fashion dulu

"Dinas KUMKMP kami sediakan Co-Working Space di Waduk Melati, targetnya Januari sudah bisa beroperasi. Sementara khusus untuk fashion dulu," kata Basuki di Senayan City, Jumat (14/10).

Basuki mengatakan, tempat itu disediakan untuk memberikan ruang kreasi bagi anak-anak yang kreatif. Di Co-Working Space akan disediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti komputer dan printer tiga dimensi.

Mal UMKM akan Dibangun Workshop

"Ini sistemnya seperti fitnes centre, orang kan kalau mau olah raga tapi ngga punya alat ke tempat kebugaran. Jadi kami sediakan berbagai fasilitas untuk menunjangnya," ucapnya.

Pembangunan Co-Working Space ini tidak menggunakan APBD DKI. Anggaran mengunakan kompensasi atas kenaikan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari pihak swasta.

"Kami akan bangun juga ditempat yang lainnya. Kalau sekarang fashion, nanti bisa berkembang ke bidang lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11237 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1275 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye987 personBudhi Firmansyah Surapati