You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jabodetabek Diguyur Hujan Disertai Angin Mulai Sore
photo Doc - Beritajakarta.id

Jabodetabek Diguyur Hujan Disertai Angin Mulai Sore

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai angin kencang akan terjadi dibeberapa wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada sore dan malam hari.

Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor antara sore hingga menjelang malam hari

"Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor antara sore hingga menjelang malam hari," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Kamis (17/11).

Pagi hari berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Sedangkan siang dan sore hari potensi hujan ringan di Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur Jakarta Barat, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi

Cuaca Ekstrim, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Sementara malam hari, potensi hujan ringan sedang di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

"Dini hari potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu" tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 22-32 derajat celsius dengan kelembaban udara 65-95 persen dan kecepatan angin Tenggara-Barat daya mencapai 05-25 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12954 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1583 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1573 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1508 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati