You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Siang dan Malam Hari
photo Doc - Beritajakarta.id

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai angin kencang dan petir akan terjadi di beberapa wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada siang dan malam hari.

Waspada potensi hujan lebat disertai kilat di Tangerang, Depok dan Bogor dan angin kencang di wilayah Jabodetabek antara siang hingga malam

"Waspada potensi hujan lebat disertai kilat di Tangerang, Depok dan Bogor dan angin kencang di wilayah Jabodetabek antara siang hingga malam," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Minggu (4/12).

Sementara pagi hari, potensi hujan ringan di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, Depok dan Bogor. Sedangkan siang dan sore hari di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Bekasi.

Waspada Hujan dan Angin Kencang Mulai Sore Hari

Sedangkan malam hari potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Bekasi Tangerang, Depok dan Bogor.

"Dini hari umumnya berawan," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 23-33 derajat celsius dengan kelembaban udara 55-94 persen dan kecepatan angin Barat Daya-Barat 05-46 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12947 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1565 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1560 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1501 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati