You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Akan Bayar Sisa Bonus Atlet PON XIX
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Plt Gubernur Minta Proses Lelang Diperketat

Agar proses pembangunan di Ibukota bisa berjalan dengan baik dan lancar, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, meminta proses lelang pengadaan barang dan jasa lebih diperketat pada tahun ini. 

Instrumen pengawasan yang ada jangan terlalu longgar. Dari awal harus sudah ketat

Pria yang akrab disapa Soni ini mengatakan, tidak ingin kasus penghentian pembangunan rumah susun di tujuh lokasi terulang lagi pada tahun ini. 

54 Ribu Lampu LED SS Segera Dipasang di Jaktim

"Tahun ini BPPBJ (Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa) harus lebih ketat dalam proses lelang," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/1).

Selain proses lelang, lanjut Soni,  konsultan manajemen pengawasan juga harus diperketat lagi. 

"Pengawasan harus lebih konsisten dalam mengawasi sesuai dengan rambu-rambu, instrumen pengawasan yang ada jangan terlalu longgar. Dari awal harus sudah ketat," ucapnya.

Kontraktor yang sudah masuk daftar hitam atau blacklist, Soni memastikan tidak akan bisa mengikuti proses lelang. BPPBJ telah memiliki daftar kontraktor mana saja yang masuk daftar hitam dan menjadi perhatian.

"Kalau daftar hitam itu tidak boleh mengikuti lelang apapun. Kalau sudah ditetapkan disebar di seluruh instansi pemerintah dan nggak berlaku di semua instansi pemerintah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1507 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1184 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1000 personFolmer
  4. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye985 personDessy Suciati
  5. DKI Dukung Pusat Bangun Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

    access_time28-03-2026 remove_red_eye867 personDessy Suciati