You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan IRT Giatkan Urban Farming di Rusun Cibesel
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Warga di Rusun Cibesel Giatkan Urban Farming

Warga di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, menggiatkan program urban farming atau memindahkan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan tidur di sekitar rusun. Hasilnya, sejak setahun belakangan sudah dilakukan tiga kali panen beragam sayur-mayur.

Walaupun masih sedikit, namun dapat membantu perekonomian keluarga

Manajer Fungsi Pemberdayaan UMKM dan Keuangan Inklusif Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Tia Fitri Hariyani mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan terhadap lebih dari 20 ibu rumah tangga yang merupakan warga rusun.

"Mereka diajari dan difasilitasi menanam berbagai varietas tanaman produktif seperti, terong, cabai, tomat, timun dan selada.  Lahan yang kita gunakan sekitar 5.000 meter persegi," ujarnya, Jumat (20/1).

DKI Kembangkan Pertanian Lahan Sempit

Dijelaskan Tia, selama pembinaan dilakukan hanya ditemukan kendala terkait pemasaran hasil panen. Imbasnya, keuntungan yang didapat warga belum maksimal.

"Setiap panen baru menghasilkan ratusan ribu rupiah saja. Walaupun masih sedikit, namun dapat membantu perekonomian keluarga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12546 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1386 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1375 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1324 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1031 personBudhi Firmansyah Surapati