You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sistem E-Ticketing Bisa Ketahui Pola Perjalanan Penumpang
photo Doc - Beritajakarta.id

E-Ticketing Rekam Pola Perjalanan Penumpang Transjakarta

Penerapan sistem tiket elektronik atau e-ticketing bus Transjakarta telah dimulai di koridor I (Blok M-Kota), Senin (11/8) kemarin. Dengan diberlakukannya sistem tersebut, nantinya dapat diketahui melalui rekam database bank, pola perjalanan penumpang dan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk pemetaan trayek baru.

Setiap penumpang kan harus tap. Nah tap itu untuk database bank siapa penumpangnya, naik jam berapa. Dengan begitu kami bisa tahu penumpang naik jam berapa, tinggal dimana

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dengan melakukan tapping kartu elektronik di mesin yang tersedia, secara otomatis jam masuk dan keluarnya penumpang terekam dalam database bank. Karena dengan demikian bisa diketahui pola perjalanan penumpang baik dari waktu maupun tujuan.

"Setiap penumpang kan harus tap (tapping kartu elektronik). Nah, tap itu untuk database bank siapa penumpangnya, naik jam berapa. Dengan begitu kami bisa tahu penumpang naik jam berapa, tinggal dimana," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (12/8).

2015, Seluruh Koridor Transjakarta Gunakan E-Ticketing

Data tersebut, lanjut Basuki, bisa dijadikan sebagai bahan untuk menentukan trayek baru yang paling diminati oleh penumpang. "Dengan begitu kami bisa tahu pola penumpang yang naik untuk tujuan kemana, paling dominan mana, supaya bisa kami bikin trayek baru," ucapnya.

Selain itu, penggunaan e-ticketing dapat digunakan untuk mengatur harga tiket bus agar lebih murah di waktu-waktu sepi penumpang. Begitu juga sebaliknya. Karena rencananya nantinya akan diterapkan tarif Transjakarta yang disesuaikan dengan jauh dekatnya tujuan penumpang.

"Terus kita bisa ngatur kalau di jam tersibuk dengan dominan penumpang paling banyak ke arah ini. Kita atur supaya bus itu bisa tembak trayek langsung ke tujuan yang penumpangnya paling banyak dan dominan," tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1403 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1108 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1016 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye936 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye838 personBudhi Firmansyah Surapati