You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
ilustrasi_orang_meninggal.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Jasad Anaknya Dimakamkan, Ibu Korban Tawuran Histeris

Suasana duka mewarnai proses pemakaman Oka Wira Satya, siswa kelas satu SMK Adi Luhur, Jakarta Timur yang menjadi korban tewas dalam aksi tawuran pelajar kemarin. Heni (39), ibu kandung korban terlihat histeris saat jenazah anaknya dimasukan ke liang lahat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Pala, Makasar, Kamis (14/8).

Kami masih selidiki kasusnya, belum bisa disimpulkan siapa pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap korban. Saat ini sejumlah saksi sedang dimintai keterangan

Kepergian Oka ke tempat peristirahatan terakhirnya diantarkan ratusan temannya dari SMK Adi Luhur dan SMP Budhi Warman, Kramat Jati, Jakarta Timur. Mereka mengaku tidak menyangka Oka bakal menjadi korban tawuran antar siswa.

Eka Tamara Putri (15), rekan korban saat masih duduk di bangku SMP Budhi Warman menuturkan, Oka dikenal anak yang cerdas, periang dan suka humor. Ia terkejut saat rekannya itu tewas akibat terlibat tawuran.

Pelaku Tawuran Terancam Dikeluarkan dari Sekolah

"Sangat sedih karena almarhum teman baik saya, saat masih di bangku SMP. Anaknya baik, suka bercanda dan ngelawak. Saya sangat kehilangan sekali," ujar Eka sambil meneteskan air mata.

Kapolsek Metro Makasar, Kompol Sutarjo mengatakan, kasus tawuran tersebut masih dalam penyelidikan. Saat ini pihaknya tengah memintai keterangan sejumlah saksi.

"Kami masih selidiki kasusnya, belum bisa disimpulkan siapa pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap korban. Saat ini sejumlah saksi sedang dimintai keterangan," ujar Kompol Sutarjo, Kamis (14/8).

Sekadar diketahui, korban bersama puluhan rekan-rekannya diduga terlibat tawuran dengan puluhan pelajar lainnya dari SMA Budi Murni, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (13/8). Tawuran pecah di traffic light Garuda, Jl Raya Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur. Selain Oka, ada satu korban lainnya adalah Muhammad Fadli (15), yang mengalami luka parah akibat terkena sabetan clurit. Hanya saja nyawanya berhasil diselamatkan setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Haji Pondok Gede.

Sedangkan Oka akhirnya meregang nyawa lantaran banyak kehilangan darah. Korban mengalami luka parah pada bagian punggung dan kepala belakang. Korban sempat dilarikan ke RS Haji Pondok Gede namun karena lukanya cukup parah korban menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 18.00 kemarin. Jasad korban pun dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6793 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6172 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1403 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1306 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1242 personAldi Geri Lumban Tobing