You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pensiunan Pemda DKI ingin Diberdayakan
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pensiunan Pegawai Pemprov DKI Terus Berkontribusi Bangun Jakarta

Pensiunan pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin terus ikut berkontribusi dalam pembangunan Ibukota. Salah satunya dengan siap selalu berbagi pengalaman dan saran kepada Pemprov DKI.

Kami ingin selalu menjadi bagian pemda DKI walaupun kami sudah pensiun

"Kami ingin selalu menjadi bagian pemda DKI walaupun kami sudah pensiun, saat ini pun kami masih aktif memberikan masukan kepada pemda," ujar Ery Chajaridipura, Ketua Paguyuban Werdatama Jaya DKI Jakarta, di Gedung Pensiunan Pemprov DKI, Jl Margaguna, Jakarta Selatan, Rabu (17/5).

Untuk itu, lanjut Ery, pihaknya merasa perlu terus meningkatkan pengetahuan dari para pensiunan. Salah satunya dengan membuat workshop dengan tema "Menjadi Senior Citizen yang Bermartabat, Mandiri dan Aktif". Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 pensiunan pegawai Pemprov DKI.

Pemprov DKI Atur Jam Kerja PNS Selama Ramadan

Mengenai aspirasi tersebut, salah satu Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUP), Mara Oloan Siregar mengatakan, akan menyampaikan aspirasi ini kepada Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat dan Sekda DKI Jakarta, Saefullah.

"Nanti akan kita sampaikan langsung ke pak Plt Gubernur dan Sekda. Nanti mereka yang memutuskan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati