You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Baju Pangsi Betawi Kian Diminati
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

Baju Pangsi Betawi Kian Diminati

Pakaian khas Betawi, baju pangsi kian diminati masyarakat. Buktinya, penjualan baju tradisional ini selalu laris terutama saat memasuki akhir pekan.

Buktinya, pada libur akhir pekan, khususnya Sabtu-Minggu, penjualan mencapai 20 setel

Ahmad (24), salah seorang penjual baju pangsi di kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan menuturkan, saat ini perajin maupun penjual baju pangsi mulai jarang. Meski demikian permintaan akan baju pangsi tetap banyak.

"Buktinya, pada libur akhir pekan, khususnya Sabtu-Minggu, penjualan bisa mencapai 20 stel," ujar Ahmad, Kamis (6/7).

Lebaran Betawi Tahun Ini Digelar di Setu Babakan

Diungkapkan Ahmad, jika hari biasa, baju pangsi yang dijualnya tak lebih dari 10 pakaian. "Untuk setelan pangsi dewasa seharga Rp 450.000 dan ukuran anak-anak Rp 300.000," kata Ahmad.

Ditambahkan Ahmad, gerai miliknya buka mulai pukul 07.00-20.00 setiap hari.

Sementara itu, Khofifah, salah seorang pembeli yang ditemui Beritajakarta mengatakan, ia sengaja membelikan baju pangsi untuk putranya. "Dengan memakai baju pangsi jadi bisa mengenalkan budaya Betawi kepada anak. Biar mereka tidak lupa juga sama asal usul budayanya," ucap ibu dua anak ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11811 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1319 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1004 personBudhi Firmansyah Surapati