You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas LH Diminta Pelajari Penanganan Sampah di Negara Lain
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

Dinas LH Diminta Pelajari Penanganan Sampah di Negara Lain

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta meminta Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk melakukan studi banding ke negara lain. Tujuannya, untuk mempelajari pola penanganan sampah yang baik.

Pengelolaan sampah di Jakarta memerlukan terobosan dan langkah berani

Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Iman Satria menuturkan, negara lain yang sudah mampu mengolah sampahnya dengan baik patut dicontoh.

"Pengelolaan sampah di Jakarta memerlukan terobosan dan langkah berani," kata Iman, saat melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2018, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/11).

Swakelola TPST Bantar Gebang Hemat Anggaran Hingga Rp 170 Miliar

Ia menambahkan, solusi penanganan masalah sampah melalui Intermediate Treatment Facility (ITF) juga perlu segera direalisasikan.

Sementara, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup‎ Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Gamal Sinurat mengatakan, studi banding sudah pernah dilakukan. Namun, pelaksanaannya belum dilakukan secara utuh.

"Kita memiliki kendala tenaga ahli dan teknologinya yang masih belum ada. Tapi, kita akan terus berupaya melakukan yang terbaik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2488 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1310 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1054 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1053 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye890 personDessy Suciati