You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Program KPLDH Dinkes Diapresiasi Dewan
photo Doc - Beritajakarta.id

Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati Diapresiasi Dewan

Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) yang dijalankan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, mendapat apresiasi dari Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 


Apresiasi disampaikan anggota dewan saat rapat pendalaman Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Dinas Kesehatan DKI, Selasa (7/11).

Komisi E-Dinkes Bahas Peningkatan Layanan Kesehatan RSUD

Sekretaris Komisi E DPRD DKI, Veri Yonnevil menilai, Dinkes sudah cukup tanggap dalam melayani kesehatan warga Jakarta selama 24 jam. 

"Dinas Kesehatan, salah satu yang kita apresiasi. Karena selama tiga tahun ini banyak terobosan-terobosan yang dilakukan dalam memberikan pelayanan. Semua dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Veri.

Dia membeberkan, beberapa program pelayanan yang diberikan Dinkes dan dirasakan manfaanya oleh warga antara lain, penyediaan ambulans ke rumah sakit dan pelayanan jemput bola dengan mengecek langsung kesehatan warga melalui program KPLDH.  

"Secara rutin petugas kesehatan datang ke RT dan RW untuk mengecek kesehatan masyarakat," kata Veri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto menegaskan, pihaknya siap melayani kesehatan masyarakat DKI Jakarta selama 24 jam.

"Kita berjaga selama 24 jam untuk menjaga kesehatan mereka. Mereka kita sentuh, kita perhatikan dan betul-betul dilayani dengan hati," tandas Koesmedi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1162 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye933 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati