You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peluas Lahan Pemakaman, Distamkam Manfaatkan Proyek MRT
photo Doc - Beritajakarta.id

Distamkam DKI Akan Manfaatkan Proyek MRT

Untuk menyiasati minimnya lahan pemakaman di ibu kota, Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distamkam) DKI Jakarta berencana memanfaatkan sisa galian proyek Mass Rapid Transit (MRT) untuk menguruk lahan pemakaman yang saat ini masih berbentuk rawa.

Untuk pemadatan lahah, kami belum ada anggarannya. Sehingga kami lihat celah untuk memanfaatkan penggalian proyek MRT

Data dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menyebutkan, luas lahan pemakaman di ibu kota mencapai 596,68 hektare. Namun, dari total luas lahan itu, 201,16 hektare diantaranya masih merupakan rawa-rawa sehingga diperlukan pengurukan.

"Sebagian masih berbentuk rawa-rawa sehingga tidak bisa dimanfaatkan sebagai areal pemakaman, karena belum padat," ujar Nandar Sunandar, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Rabu (1/10).

DKI Optimis Penambahan RTH Lebih Besar dari Tahun Lalu

Dikatakan Nandar, karena keterbatasan anggaran, pihaknya hingga kini belum melakukan pemadatan areal pemakaman yang masih berbentuk rawa. Untuk itu, dirinya melihat potensi melakukan pengurukan menggunakan sisa galian proyek MRT, khususnya untuk Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

"Untuk pemadatan lahah, kami belum ada anggarannya. Sehingga kami lihat celah untuk memanfaatkan penggalian proyek MRT. Buang saja ke sana sisa galiannya, dari pada harus bayar untuk membuangnya," kata Nandar.

Diungkapkan Nandar, permintaan tersebut juga sudah mendapatkan kesepakatan dari PT MRT. Sayangnya, Nandar tidak menyebutkan luas lahan areal pemakaman di Tegal Alur yang akan dilakukan pemadatan. "Luasnya saya lupa, tapi yang diuruk lahan pemakaman Islam dan Kristen," tandasnya.

                                                                         

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2117 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1105 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1022 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1015 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye989 personFakhrizal Fakhri