You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaksel Canangkan ORI Difteri di Setiabudi
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Canangkan ORI Difteri di Setiabudi

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin melakukan pencanangan Outbreak Respons Immunization (ORI) Difteri di Kecamatan Setiabudi.

Hari ini kita melakukan pencanangan yang berkaitan dengan difteri di Kecamatan Setiabudi

Pencanangan yang digelar di SMAN 3 Jakarta ini ditujukan bagi siswa, guru dan pegawai sekolah.

Arifin mengatakan kegiatan ini digelar untuk mencegah penularan penyakit difteri di Jakarta Selatan, khususnya untuk anak usia 0-19 tahun. Karena itu pencanangan dilaksanakan di sekolah. "Hari ini kita melakukan pencanangan yang berkaitan dengan difteri di Kecamatan Setiabudi," ujarnya di SMAN 3 Jakarta, Kamis (1/2).

RSUD Pasar Minggu Terima Penghargaan dari KemenPAN-RB RI

Ia berharap, seluruh anak usia 0-19 tahun di wilayah Setiabudi dapat mengikuti imunisasi mengingat kasus difteri sudah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). Khusus di Kecamatan Setiabudi sasaran ORI berjumlah 33.737 jiwa. "Mereka semua harus divaksinasi difteri. Karena kita tahu sekarang sudah masuk KLB," ucapnya.

Kepala SMAN 3 Setiabudi, Ratna menambahkan, di sekolahnya ada sebanyak 972 siswa yang akan divaksin ORI. Sementara untuk guru dan karyawan ada sebanyak 90 jiwa.

"Untuk guru dan karyawan merupakan swadaya sekolah yang dibantu komite," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1206 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati