You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tidak Ada Tps, Kemayoran Darurat Sampah
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Sampah Menumpuk, Kemayoran Minim TPS

Tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) membuat banyak tumpukan sampah warga berserakan di sekitar Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Alhasil, kondisi tersebut sangat mengganggu warga.

Tugas kita hanya mengangkut dari LPS ke TPS tapi sampai saat ini belum ada TPS-nya jadi langsung dibawa ke Bantargebang

Tumpukan sampah cukup banyak terlihat di Jalan Bungur, Jalan Benyamin Sueb, dan Jalan Serdang yang letaknya tak jauh dari kantor Kecamatan Kemayoran. Akibatnya, banyak jalan yang difungsikan sebagai lokasi pembuangan sampah (LPS).

Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan, Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, Suhama mengatakan, pihaknya kewalahan untuk melakukan pengangkutan sampah karena tidak ada TPS resmi di Kecamatan Kemayoran.

Sampah Menumpuk di Jl Benyamin Sueb

"Tugas kita hanya mengangkut dari LPS ke TPS tapi sampai saat ini belum ada TPS-nya jadi langsung dibawa ke Bantargebang," ujarnya, Sabtu (11/10).

Untuk lahan TPS, kata Suhama, setidaknya dibutuhkan lahan seluas 200 meter persegi. Namun, hal itu belum bisa dipenuhi sehingga sampah banyak menumpuk di jalan raya.

"Seharusnya diangkut setiap pagi, hanya saja itu kan terpencar LPS-nya, untuk teknis silakan ke kasie kebersihan kecamatan," tuturnya.

Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Kemayoran, Rina Yulia Farawati mengatakan, pihaknya melakukan pengangkutan sampah setiap pagi. Hanya saja, ketika kendaraan sudah jalan, masih tetap banyak gerobak sampah yang datang dan buang sampah lagi di jalan.

"Gerobak itu bisa sampai tiga empat kali datang dalam sehari, kita kan cuma angkut pagi hari saja, makanya masih banyak sampah numpuk," ujarnya.

Saat ini, lanjut Suhama, memang tidak ada TPS di Kecamatan Kemayoran, namun pihaknya mengaku itu adalah menjadi tugas camat dan lurah untuk mencarikan.

"Memang susah mencarikan lahan sampah, apalagi kalau ada warga punya tanah ketika tahu tempatnya mau dibuat TPS pasti batal jual, camat lah yang mengupayakan, kalau memang ada kita kan bisa langsung proses ke sudin," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1586 personFolmer
  2. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1549 personDessy Suciati
  3. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye1187 personNurito
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1116 personDessy Suciati
  5. Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

    access_time24-08-2026 remove_red_eye929 personDessy Suciati