You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
pembongkaran bangunan di atas saluran air
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

60 Bangunan Liar di Atas Saluran Dibongkar

Sebanyak 60 bangunan liar semi permanen yang berdiri di atas saluran penghubung (PHB) Kedondong Mawar, di Jl Haji Mawar, Sunter Jaya, Tanjung Priok, ditertibkan, Rabu (15/10). Selama ini, bila hujan deras turun lebih dari satu jam, air dari PHB kerap meluap dan menggenangi pemukiman sekitar.

Selain dikeluhkan masyarakat, keberadaan mereka melanggar Perda No 8 tahun 2007 

Saluran PHB Kedondong Mawar selebar 3,5 meter merupakan saluran yang melintasi RW 03, 06 dan RW 07 Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, menuju Danau Sunter sisi barat.

Ramlan (23), salah seorang warga RW 03, Sunter Jaya, mengatakan, bila hujan deras turun sekitar satu jam saja air meluap dari PHB dan menggenangi pemukiman hingga sekitar 20 sentimeter. Menurutnya, luapan terjadi karena banyaknya bangunan berdiri di atas PHB yang menyebabkan saluran terganggu.

15 Lapak PKL di Jalur Hijau Dibongkar

"Waktu banjir besar Januari 2014 lalu genangan bahkan mencapai 50-80 sentimeter. Kita harap seluruhnya ditertibkan dan segera dinormalisasi," harapnya, Rabu (15/10).

Wakil Lurah Sunter Jaya, Suci Sintya, mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi hingga memberikan perintah bongkar pada warga Senin (13/10) lalu. Sesuai prosedur, pihaknya melakukan tindakan tegas terhadap 60 lapak semi permanen yang masih berdiri menutup saluran.

"Selain dikeluhkan masyarakat, keberadaan mereka melanggar Perda no 8 tahun 2007. Untuk lakukan pembongkaran kita menerjunkan sebanyak 135 personel gabungan Satpol PP, kebersihan, TNI dan kepolisian," katanya.

Diakui Suci, saat ini pihaknya baru menertibkan bangunan-bangunan semi permanen yang berdiri di atas saluran. Sedangkan terhadap belasan bangunan permanen yang menutupi saluran, pihaknya akan menunggu pelaksanaan normalisasi.

"Kalau beton penutup, kita menunggu penetapan normalisasi baru dibongkar. Sebab kalau dibongkar tapi tidak segera dinormalisasi, akan menjadi pertanyaan warga," tuturnya.

Untuk pelaksanaan normalisasi, tambah Suci, pihaknya telah mengajukan hal tersebut ke Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Utara. Diharapkan, pengerjaan dapat dilaksanakan di tahun 2015 mendatang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4647 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2958 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1767 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1746 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1727 personNurito