You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KA Masih Kendaraan Favorit Mudik Lebaran
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Arus Mudik, PT KAI Daop I Siapkan 900 Ribu Tiket Keberangkatan

Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop I Jakarta, menyediakan sebanyak 900 ribu tiket keberangkatan selama 10 hari arus musik Lebaran Tahun 2018.

PT KAI Daop 1 memberangkatkan 7 KA reguler dan 16 KA tambahan

Senior Manager Hubungan Masyarakat PT KAI Daop I, Edy Kuswoyo menuturkan, hingga Jumat (1/6) sebanyak 570 ribu tiket untuk keberangkatan tanggal 4-14 Juni telah terjual

"PT KAI Daop 1 memberangkatkan 7 KA reguler dan 16 KA tambahan," kata Edy, Minggu (3/6).

Jelang Arus Mudik, Warga Pulau Sebira Minta Tambahan Kapal

Dijelaskannya, selain kereta tambahan, PT KAI juga menerapkan kebijakan untuk menambah rangkaian kereta. Tujuannya, untuk mengakomodir masyarakat yang akan mudik Lebaran di kampung halaman dengan lebih optimal.

"Ada beberapa kereta tertentu yang memang dilakukan penambahan gerbong. Kami memastikan penumpang berangkat sesuai jumlah kursi tersedia, tidak ada yang berdiri," terangnya.

Sementara, untuk memastikan arus mudik berjalan lancar, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, siang tadi melakukan peninjauan ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Budi mengatakan, kereta api masih menjadi favorit masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran. Untuk itu, dirinya ingin memastikan persiapan berjalan lancar dan penumpang dapat terlayani dengan baik.

"Harga tiket masih normal, tidak ada kenaikan. Kita berkomitmen meningatkan pelayanan dan kinerja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye932 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati