You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jakut Deklarasikan Kampanye Damai Pemilu Bebas dari SARA
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Deklarasikan Kampanye Pemilu Damai

Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkompimko) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara, menggelar deklarasi kampanye Pemilu damai tanpa isu SARA di Ruang Bahari kantor Wali Kota.

Hari ini kita mulai kampanye damai menghadirkan seluruh peserta pemilu. Intinya agar Pemilu berjalan sesuai harapan

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau mengatakan, deklarasi ini merupakan upaya membangun pemahaman bersama agar peserta Pemilu serta seluruh masyarakat dapat melaksanakan tahapan kampanye dengan damai dan kondusif.  

"Hari ini kita mulai kampanye damai menghadirkan seluruh peserta pemilu. Intinya agar Pemilu berjalan sesuai harapan," ujarnya, Rabu (26/9).

Muspiko Jakut Gelar Video Conference Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Hal senada diutarakan anggota KPU Jakarta Utara, Arief Budiyanto. Dia berharap, melalui deklarasi ini tahapan kampanye Pemilu dapat berlangsung tertib dan aman.

"Mulai besok peserta sudah boleh kampenye dalam bentuk terbatas. Kampanye terjadwal rapat umum baru mulai 24 Maret sampai 14 April 2019," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1226 personAnita Karyati
  2. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1037 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye884 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye753 personDessy Suciati
  5. Dinas LH Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke

    access_time07-08-2026 remove_red_eye713 personAldi Geri Lumban Tobing