You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
12 Penunggak PBB P2 di Palmerah Dipasangi Stiker
photo Folmer - Beritajakarta.id

12 Penunggak PBB P2 di Palmerah Dipasangi Stiker

Petugas gabungan dari Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat hari ini melakukan pemasangan stiker penunggak Pajak Bumi Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2).

12 WP dikenakan sanksi pemasangan stiker

Camat Palmerah, Zeri Ronazy meminta petugas yang melakukan pemasangan stiker penunggak PBB P2 bertindak secara humanis. 

"Tindakan humanis dilakukan agar Wajib Pajak (WP) menyetorkan tunggakannya. Sehingga target penerimaan PBB P2 kecamatan Palmerah tahun 2018 tercapai," ujarnya, Rabu (21/11). 

Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Capai 78,6 Persen

Ia menuturkan, target penerimaan PBB P2 tahun 2018 di Kecamatan Palmerah sebesar Rp 108,79 miliar. Sedangkan, realisasi penerimaan PBB P2 hingga 18 November 2018 mencapai Rp 104,5 miliar atau sekitar 96,05 persen dari total target penetapan. 

"Tersisa sekitar Rp 4,2 miliar dari penerimaan PBB P2 hingga akhir Desember 2018," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Palmerah, Sigit Paryono menjelaskan, semula pihaknya akan memasang stiker penunggak PBB P2 kepada 22 WP. 

"Total 10 WP membayar tunggakan PBB P2 sebelum pemasangan stiker. Sisanya, 12 WP dikenakan sanksi pemasangan stiker," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6946 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5694 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3809 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1912 personAnita Karyati