You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Diguyur Hujan Besar Baligho Porkot Ambruk
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Baliho Porkot Ambruk, Ribuan Atlet Kocar-kacir

Angin kencang dan hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya menyebabkan baliho kegiatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Jakarta Barat, ambruk, Senin (24/11). Akibatnya, sebanyak 2.000 atlet yang menghadiri upacara pembukaan Porkot tersebut berhamburan menyelamatkan diri.

ya, tadi pas banget di belakang saya. Tapi saya sudah lari duluan sebelum balihonya jatuh. Hujannya lumayan besar, anginnya juga

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, ribuan peserta upacara tersebut langsung membubarkan diri dan mencari tempat berteduh.

Ramdhani (13), salah satu atlet karate mengatakan, baliho tersebut ambruk tak lama setelah hujan besar mulai turun. Dirinya bersama ribuan atlet lainnya langsung berlarian menyelamatkan diri dan berteduh.

Lahan Taman BMW Akan Dipagari Beton

"Iya, tadi pas banget di belakang saya. Tapi saya sudah lari duluan sebelum balihonya jatuh. Hujannya lumayan besar, anginnya juga," kata Ramdhani.

Sebelumnya, pembukaan kegiatan Porkot tingkat Kota Jakarta Barat yang diikuti 13 cabang olahraga tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Walikota Jakarta Barat. Kegiatan tersebut merupakan wadah untuk menjaring atlet berkualitas yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1204 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1194 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye999 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye958 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye864 personBudhi Firmansyah Surapati