You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiga RW di Jakut Bentuk SKLL
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Tiga RW di Jakut Bentuk Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan

Pembentukan SKKL bertujuan memberikan keterampilan dan pengetahuan cara menanggulangi kebakaran,

Sebanyak tiga RW pada dua wilayah kecamatan di Jakarta Utara, selama sepekan kemarin telah membentuk Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan (SKKL). Pembentukan SKKL ini diinisiasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.  

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Satriadi Gunawan menjelaskan, ketiga RW yang dibentuk tim SKKL yakni RW 08 Kelurahan Koja dan RW 08 Kelurahan Rawa Badak Utara Kecamatan Koja, serta RW 03 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing.

SKKL RW 02 Pulau Panggang Resmi Dibentuk

"Pembentukan SKKL bertujuan memberikan keterampilan dan pengetahuan cara menanggulangi kebakaran, sehingga dapat dipadamkan sedini mungkin," ujarnya, Senin (7/10).

Diungkapkan Satriadi, kegiatan SKKL di tiap wilayah RW diikuti 40 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Dasa Wisma dan karang taruna. Selain disosialisasikan bahaya kebakaran dan pelatihan penanggulangan, warga juga dilatih membagi tugas saat ada kejadian.

"Harapan kita semakin banyak SKLL terbentuk dapat meminimalisir kejadian dan dampak kerugian ditimbulkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2195 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1076 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1074 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1036 personFakhrizal Fakhri