You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peningkatan Kualitas 14 titik Trotoar di Jakarta Pusat capai 70 persen
photo Agung Supriyanto - Beritajakarta.id

Peningkatan Kualitas Trotoar di Jakpus Capai 70 Persen

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, saat ini sedang melakukan pengerjaan peningkatan kualitas trotoar di 14 ruas jalan. Progresnya, saat ini sudah mencapai 70 persen.

Sudah kita mulai sejak Juli 2019,

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Rakim Sastranegara merinci, ke-14 ruas jalan tersebut yakni, Jalan Tanah Abang II sepanjang 2.050 meter; Jalan Musi 1.025 meter; Jalan Biak 1.055 meter; Jalan Stasiun Senen 1.300 meter; dan Jalan Cempaka Putih Barat 26 sepanjang 2.147 meter.

Kemudian, Jalan Pangeran Jayakarta 2.788 meter; Jalan Dr. Soetomo 437 meter; Jalan Tiangseng 745 meter; Jalan Veteran II 1.069 meter; Jalan Karang anyar lanjutan 375 meter; Jalan KH Hasyim Ashari lanjutan 150 meter; Jalan Kodam Raya 1.081 meter; Jalan Howitzer 1.525 meter; serta Jalan Sumur Batu 667 meter.

Perbaikan Jalan di Jagakarsa Raya Diapresiasi

"Pekerjaan peningkatan kualitas trotoar itu sudah kita mulai sejak Juli 2019," ujarnya, Kamis (10/10).

Rakim berharap, terselesaikan pekerjaan pekerjaan peningkatan kualitas trotoar tersebut dapat semakin memberikan rasa aman dan nyaman kepada pejalan kaki, termasuk warga penyandang disabilitas.

"Trotoar itu dilengkapi dengan guidance untuk penyandang disabilitas. Selain itu, ada juga fasilitas tambahan seperti bangku dan bolar, hingga boks utilitas. Targetnya, seluruh pengerjaan selesai Desember 2019," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye4100 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1256 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1153 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye910 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye781 personDessy Suciati