You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Legislator Dari Tiongkok Kunker ke DPRD DKI
photo Maulana Khamal Macharani - Beritajakarta.id

Legislator Provinsi Hubei RRT Pelajari Mekanisme Pembahasan APBD di DPRD DKI

Legislator dari Komite Tetap Konggres Rakyat Nasional (KTRN) Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

Terima kasih, kami mendapat sambutan yang sangat baik,

Kunker tersebut dimaksudkan untuk mengetahui dan mempelajari mengenai mekanisme pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Provinsi DKI Jakarta.

Pimpinan dan Anggota DPRD OKI Kunker ke DPRD DKI

Ketua Komite Keuangan dan Ekonomi, Komite Tetap Konggres Rakyat Provinsi Hubei, Zhen Jian Qiao mengatakan, mekanisme pembahasan anggaran di Provinsi Jakarta tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan di Provinsi Hubei yakni, dimulai dari proses validasi rancangan pertumbuhan ekonomi, proses pembahasan bersama komite terkait dan unsur eksekutif, serta tahap perubahan hingga audit oleh lembaga pemeriksa keuangan.

"Fungsi pengawasan legislatif pun masih sama. Pembedanya, kalau di sini ada 106 Legislator, sementara di KTRN anggotanya mencapai 1.719 orang yang formaturnya terbentuk berdasarkan kuota dari masing-masing bidang atau perwakilan seperti, unsur buruh, mililer, petani dan lainnya," ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/10).

Zhen menjelaskan, kedatangan rombongan dari KTRN Provinis Hubei juga dilakukan untuk mempelajari cara DPRD DKI Jakarta dalam membuat undang-undang atau peraturan daerah, mulai dari rancangan, pelaksanaan dan pengawasannya.

"Ini sangat menambah wawasan, sore ini kami langsung bertolak ke Tokyo. Terima kasih, kami mendapat sambutan yang sangat baik di sini," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Persidangan Sekretariat Dewan, Heru Wiyanto menuturkan, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa KTRN sangat mengapresiasi formatur DPRD DKI Jakarta yang dipilih secara langsung oleh rakyat dalam proses pemilihan anggota Legislatif.

"Mereka juga mengapresiasi prestasi Pemprov DKI Jakarta yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama dua tahun berturut-turut dari BPK," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3284 personNurito
  2. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye2006 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1576 personAnita Karyati
  4. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1366 personDessy Suciati
  5. Camat Jatinegara Ingin Dua Kelurahan Ini Segera Realisasikan Gerai KKMP

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1352 personNurito