You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakpus Ajak ASN Manfaatkan Lahan Untuk Urban Farming
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

ASN di Jakpus Diajak Bercocok Tanam Urban Farming

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan pertanian perkotaan (urban faming).

Melalui urban faming, sayuran pakcoy, sawi, seledri, bayam dan kangkung bisa ditanam sendiri di halaman rumah

Kepala Seksi Pertanian Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Sunarto mengatakan, keberadaan urban farming dapat membantu menekan laju inflasi. Sebab, segala jenis sayur mayur dapat diproduksi sendiri dan terjamin lebih higenis.

"Melalui urban faming, sayuran pakcoy, sawi, seledri, bayam dan kangkung bisa ditanam sendiri di halaman rumah," ujarnya, Kamis (20/2).

Melihat Urban Farming di Tengah Permukiman Padat di Kembangan Utara

Menurut Sunarto, hingga kini pihaknya terus memberikan edukasi lebih lanjut tentang urban farming kepada para ASN. Mereka bahkan bisa melihat langsung bagaimana pemanfaatan lahan sempit menjadi urban farming di Jakarta Pusat Farm (JP Farm) yang baru diresmikan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat hari ini.

"Setiap hari ada dua petugas penyuluh yang melakukan perawatan tanaman di JP Farm. Selain memberikan edukasi, mereka juga harus memastikan tanaman yang ditanam terbebas dari hama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1296 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1153 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye790 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye789 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye776 personBudhi Firmansyah Surapati