You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Selama Januari Terjadi 25 Kasus DBD di Jakpus
photo Doc - Beritajakarta.id

Kemayoran Wilayah Paling Rawan DBD di Jakpus

Kecamatan Kemayoran menempati posisi teratas wilayah paling rawan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta Pusat. Untuk itu pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus makin digencarkan untuk membasmi nyamuk aedes aegypty.

Tertinggi pertama Kecamatan Kemayoran dengan enam kasus

Berdasarkan data Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, selama Januari tercatat sebanyak 25 kasus DBD terjadi di wilayah ini. Dari puluhan kasus itu, Kecamatan Kemayoran menempati posisi pertama dengan enam kasus. Posisi kedua Kecamatan Menteng dengan lima kasus. 

Berikutnya Kecamatan Tanah Abang, Sawah Besar dan Cempaka Putih dengan masing-masing empat kasus. Selanjutnya Kecamatan Senen sebanyak dua kasus. Sedangkan Kecamatan Gambir dan Johar Baru tidak ditemukan kasus DBD.

Waspadai 5 Penyakit di Puncak Musim Hujan

"Kasus DBD di Jakarta Pusat selama Januari hingga 2 Februari ada 25 kasus. Tertinggi pertama Kecamatan Kemayoran dengan enam kasus," kata Ranggy, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Dikatakan Ranggy, meski terbilang kawasan elit, ternyata Menteng cukup rawan DBD. Ia menduga penyebaran DBD bukan hanya terjadi di rumah atau lingkungan sekitar, namun juga bisa terjadi di luar lingkungan tempat tinggalnya.

"Bisa saja warga terkena di luar lingkungan rumahnya, namun baru merasakan setelah di rumah," jelas Ranggy.

Untuk menekan peningkatan kasus DBD, lanjut Ranggy,  pihaknya akan makin gencar melakukan PSN dengan berkeliling ke rumah warga untuk melihat apakah ada jentik nyamuk atau tidak.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12713 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1415 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1414 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1358 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1061 personBudhi Firmansyah Surapati