You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perbaikan Jalan Belobang, Gunakan Anggaran Mendahului
photo Doc - Beritajakarta.id

Perbaikan Jalan di DKI Pakai Anggaran Mendahului

Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta hingga saat ini belum dapat dicairkan, karena belum mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, beberapa kegiatan di ibu kota bisa tetap dilakukan dengan menggunakan anggran mendahului. Salah satunya adalah perbaikan jalan berlubang.

Penggunaan anggaran mendahului ini juga telah diperkuat dengan keluarnya Surat Penyediaan Dana (SPD) dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD)

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada mengatakan, perbaikan jalan berlubang masuk dalam kegiatan yang bisa mengganakan anggaran mendahului. Sehingga perbaikan jalan berlubang pasca banjir ini tidak menyalahi aturan yang ada. Penggunaan dana mendahului itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 211 tahun 2014 tentang belanja mendahului TAP APBD surat penyediaan dana masing-masing untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

"Isunya banyak jalan rusak pasca banjir, tapi perbaikannya tabrak aturan. Kita ingin luruskan karena itu menggunakan anggaran mendahului," kata Yusmada di Balaikota DKI Jakarta, Senin (2/3).

Jalan Kamal Raya Butuh Perbaikan

Dia menyebutkan, pasca banjir ini terdapat sebanyak 1.091 pengaduan jalan berlubang. Dari jumlah tersebut sebanyak, 680 titik sudah ditangani atau sekitar 62,3 persen.

"Penggunaan anggaran mendahului ini juga telah diperkuat dengan keluarnya Surat Penyediaan Dana (SPD) dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD)," ucapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Bina Marga, masing-masing wilayah mendapatkan anggaran yang bervariasi. Misalnya di Jakarta Pusat anggaran mendahului yang dipakai sebesar Rp 7,4 miliar, Jakarta Utara Rp 6,6 miliar, Jakarta Barat Rp 7,6 miliar, Jakarta Selatan Rp 7,9 miliar, Jakarta Timur Rp 6,4 miliar.

Dikatakan Yusmada dalam perbaikan jalan berlubang tidak membutuhkan lelang. Sebab, perbaikan dilakukan secara swakelola. Sementara untuk pembelian peralatan melalui e-katalog di Lembaga Kebijakan Pengadaaan barang dan jasa Pemerintah (LKPP).

Dia mengatakan, perbaikan jalan berlubang itu sangat mendesak. Karena dikhawatirkan mengakibatkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.

"Jalan berlubang harus segera ditutup, makanya masuk dalam anggaran mendahului. Tapi, kalau kerusakannya parah akan diajukan dalam perbaikan jalan melalui lelang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close