You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
140 Petugas Gabungan Dikerahkan Benahi Pohon Tumbang di Kebayoran Lama
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

140 Petugas Gabungan Tangani Pohon Tumbang di Kebayoran Lama

Sebanyak 140 petugas gabungan dari unsur Satpel Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin Lingkungan Hidup dan PPSU Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berkolaborasi menangani pohon tumbang di sejumlah lokasi.

Penanganan kami targetkan selesai hari ini, demi kenyamanan masyarakat

Wakil Camat Kebayoran Lama, Sidik Rawanta mengatakan, pasca hujan deras yang disertai angin puting beliung yang terjadi Minggu (11/4) siang kemarin, mengakibatkan sejumlah pohon di wilayahnya tumbang dan sempal.

"Hari ini kami masih melakukan penanganan untuk percepatan normalisasi pasca kejadian," ujarnya, Senin (12/4).

1.177 Pohon Pelindung di Jakbar Dipangkas

Dia menjelaskan, pihaknya mengerahkan 60 petugas dari Satpel Pertamanan dan Hutan Kota, 50 Satpel Lingkungan Hidup dan 30 PPSU untuk memotong dahan pohon yang sempal serta mengangkut potongan kayu pohon tumbang di tujuh titik lokasi terdampak.

Sidik menjabarkan, akibat hujan dan angin kemarin tercatat ada 23 pohon yang terdampak. Pohon tumbang dan dahan sempal terjadi di Jalan Praja I, Ciputat Raya, Cendrawasih, Bendi Besar, Bendi Raya dekat pelintasan KRL, Jalan Bintaro Raya dan Tanah Kusir II.

"Penanganan kami targetkan selesai hari ini, demi kenyamanan masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11240 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1275 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye987 personBudhi Firmansyah Surapati