You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengidap DBD di Jakpus Menurun
photo Doc - Beritajakarta.id

Pengidap DBD di Jakpus Menurun

Gencarnya pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di Jakarta Pusat dinilai memiliki kontribusi besar atas menurunnya pengidap penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah ini.

Kita tidak boleh terlena. Makanya setiap hari Jumat kita imbau lurah dengan jumantik mengecek ke rumah-rumah warga

Berdasarkan data Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat selama Januari-Maret tercatat ada 91 kasus DBD. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu jumlahnya mencapai 321 kasus.

"Kesadaran warga melakukan pola hidup sehat serta meningkatnya kegiatan PSN membuat pengidap DBD menurun," kata Reggy Stephanus Sobari, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Rabu (25/3).

Jaksel Akan Gelar Fogging Fokus

Meski terjadi penurunan drastis, Reggy tetap mengingatkan agar juru pemantau jentik nyamuk (jumantik) tidak mengendurkan kinerjanya dan masyarakat tetap selalu mewaspadai penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypty ini.

“Kita tidak boleh terlena. Makanya setiap hari Jumat kita imbau lurah dengan jumantik mengecek ke rumah-rumah warga, “ ujar Reggy.

Reggy menambahkan, Kecamatan Kemayoran menempati posisi teratas pengidap DBD dengan 32 kasus. Sementara tahun lalu wilayah ini tercatat ada 110 kasus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1863 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye831 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye748 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye713 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye697 personFakhrizal Fakhri