You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas Dukcapil Layani Penerbitan NIK Dukung Percepatan Vaksinasi COVID-19
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas Dukcapil Layani Penerbitan NIK Dukung Percepatan Vaksinasi COVID-19

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mendukung suksesnya gerakan vaksinasi di Ibukota dengan membuka layanan penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di setiap kelurahan.

Datang ke kelurahan sesuai domisili

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan, layanan ini bertujuan memberikan kemudahan dan menjadi solusi bagi warga  yang belum mendapatkan layanan vaksinasi COVID-19 karena terbentur masalah kepemilikan dokumen kependudukan (NIK).

"Bagi warga DKI Jakarta yang belum memiliki NIK diminta untuk datang ke kelurahan sesuai dengan domisilinya," ujarnya, Kamis (19/8).

Layanan Masyarakat Kelurahan Susukan Dialihkan ke Kelurahan Rambutan

Ia menambahkan, untuk persyaratan yang perlu dibawa pemohon yakni;

1. Surat Keterangan RT/RW

2. Surat Pernyataan bermaterai dari pemilik rumah bahwa tidak keberatan alamatnya digunakan dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK)-nya.

3. Dokumen peristiwa penting (seperti Akta Kelahiran/Ijazah/Akta Perkawinan/SPTJM) bermaterai

4. Mengisi Formulir F1-01(Biodata Penduduk) dan F1-04 (Surat Pernyataan Tidak Memiliki Dokumen Kependudukan) bermaterai.

"Sebelum proses penerbitan NIK, terlebih dahulu akan dilakukan uji biometric dan pengecekan ke dalam database kependudukan. Jika ternyata ditemukan NIK-nya, maka akan diterbitkan Surat Keterangan Biodata pemohon bila penduduk DKI Jakarta dan diinformasikan NIK-nya jika bukan penduduk DKI Jakarta," terangnya.

Menurutnya, jika memang teridentifikasi belum memiliki NIK, maka akan diproses penerbitan NIK pemohon. Jadi, warga yang ternyata sudah pernah memiliki NIK cukup datang sekali dan langsung disampaikan NIK-nya. Sedangkan, warga yang memang belum pernah memiliki NIK, pada saat kedatangan pertama akan dilakukan uji biometric dan diberikan bukti permohonan, dan pada kedatangan yang kedua akan dilakukan perekaman KTP-elektronik.

"Penyelesaian layanan NIK ini paling lambat tiga hari kerja," ungkapnya.

Budi menjelaskan, bagi warga yang berdomisili di panti sosial, pengajuan permohonan NIK dilakukan oleh kepala panti atau ketua lembaga kesejahteraan sosial (LKS).

"Saya berharap warga DKI dapat memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya. Kemudahan layanan NIK ini diharapkan akan mempercepat penuntasan vaksinasi COVID-19. Sehingga, herd immunity sebagai langkah efektif untuk tercapainya pengendalian COVID-19 segera terwujud, selain tentunya kita masih perlu mematuhi protokol kesehatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6148 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1273 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati