You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaktim Sosialisasikan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kader PKK Jaktim Ikut Sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh

Kader TP PKK dari 65 kelurahan di Jakarta Timur, Selasa (28/9), ikut sosialisasi program gerakan keluarga sehat, tanggap dan tangguh bencana 2021. Kegiatan yang digelar secara virtual melalui aplikasi zoom meeting ini dibuka Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar.

Agar masyarakat semakin sehat hidupnya dan sejahtera

Dalam sambutannya Anwar menyebutkan, sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat, khususnya kader-kader PKK di Jakarta Timur, dapat meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Ketua TP PKK Jakut: Kelas Berkebun Sangat Bermanfaat

“Program gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana ini perlu disosialisasikan, agar masyarakat semakin sehat hidupnya dan sejahtera,” kata Anwar.

Menurutnya, keterlibatan unit kerja perangkat daerah (UKPD) diperlukan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas stunting, karena TP PKK tidak bisa kerja sendiri.  

Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar, mengapresiasi UKPD dan jajaran Pemkot Jaktim yang telah membantu melakukan pembinaan terhadap para kader secara berjenjang. Termasuk, membantu mengatasi masalah stunting.

"Mudah-mudahan kasus stunting dapat diatasi dengan cepat dan tak ada lagi di Jakarta Timur,” tukas Diah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11119 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1263 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1261 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati