You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Siswa SD di Pasar Minggu Jadi Dokter Kecil
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Cegah DBD, Kecamatan Pasar Minggu Latih Dokter Cilik

Ratusan pelajar sekolah dasar (SD) di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan dilatih menjadi dokter cilik. Hal ini untuk mendidik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ada 756 siswa SD yang kali ini menjadi dokter cilik dari 26 sekolah dasar baik negeri, swasta, dan madrasah ibtidaiyah

"Ada 756 siswa SD yang kali ini menjadi dokter cilik dari 26 sekolah dasar baik negeri, swasta, dan madrasah ibtidaiyah," ujar Heryanto, Camat Pasar Minggu, Selasa (7/4).

Dikatakan Heryanto, untuk saat ini dokter cilik juga diperlukan guna mencegah terjangkitnya Demam Berdarah Dangue (DBD) di lingkungan sekolah. "Dengan adanya dokter cilik, diharapkan bisa mempengaruhi teman-temannya untuk memberantas sarang nyamuk di sekolah," katanya.

Pengidap DBD di Jakpus Menurun

Para dokter cilik ini, lanjut Heryanto, sebelumnya diberikan pelatihan Penyelamatan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) serta ilmu terkait kesehatan masyarakat. "Dilatih dari Januari sampai Maret oleh dokter dan tenaga ahli," ucapnya.

Rani (10) salah satu siswi SDN 01 Pejaten Timur mengaku sangat bangga bisa menjadi dokter kecil. "Ya kita kan ada piket di UKS, mengobati teman yang sakit. Juga memberitahu teman pentingnya kebersihan, agar bisa tetap sehat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3236 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2070 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye762 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye754 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye705 personDessy Suciati