You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Camat Pasar Minggu Grebek Jumantik
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Kegiatan PSN jangan Hanya Seremonial

Untuk menghentikan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan jentik nyamuk aedes aegypt, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan kembali melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/4). Tercatat, hingga awal April sebanyak 20 warga di kelurahan tersebut terjangkit DBD.

Kegiatan PSN jangan hanya sebatas seremonial saja, tapi fokus untuk memutus jentik nyamuknya

Sebanyak 25 kader jumantik diikutsertakan dalam kegiatan yang berlangsung setiap satu minggu sekali tersebut.

"Kegiatan PSN jangan hanya sebatas seremonial saja, tapi fokus untuk memutus jentik nyamuknya," kata Tri Kurniadi, Wakil Walikota Jakarta Selatan. Jum'at (10/4).

Tekan DBD, Kemayoran Intensifkan PSN

Camat Pasar Minggu, Heryanto menambahkan, pelaksanaan PSN tidak harus dilakukan aparat pemerintah, namun harus ada peran aktif dari masyarakat. "PSN bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi masyarakat juga," ucap Heryanto.

Dalam pelaksanaan PSN kali ini, lanjut Heryanto, yang menjadi target yakni tanah kosong, tempat sampah dan tempat penampungan air.

"Setiap Jumat diberikan tanggung jawab, minimal sekali dalam satu minggu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye26143 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1846 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1219 personTiyo Surya Sakti
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1183 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1138 personFakhrizal Fakhri