You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lurah Diminta Aktif Ajak Warga Jadi Jumantik Mandiri
photo Doc - Beritajakarta.id

Lurah Diminta Aktif Ajak Warga Jadi Jumantik Mandiri

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin meminta para lurah untuk terus memonitor kader Jumantik agar lebih serius saat bertugas melakukan pemantauan jentik nyamuk di rumah warga. Ini sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ini upaya penanganan guna menekan angka kasus demam berdarah

"Lurah juga diminta aktif mengajak warga menjadi Jumantik mandiri. Ini upaya penanganan guna menekan angka kasus demam berdarah," ujar Munjirin, Minggu (27/2).

Munjirin menegaskan, ketua RW dan RT se-Jakarta Selatan juga diharapkan terus mendukung dan membantu kader Jumantik yang menemui hambatan memantau jentik nyamuk di rumah warga.

Sudin Kesehatan Jaksel Terus Optimalkan Pencegahan DBD

"Ketua RT dan RW turun tangan melakukan pendekatan kepada warga yang menolak kedatangan kader Jumantik untuk memeriksa jentik nyamuk di rumahnya," tegasnya.

Ia mengungkapkan, meningkatnya angka kasus demam berdarah di Jakarta Selatan disebabkan perubahan cuaca.

"Untuk itu, kami mengajak warga secara mandiri melakukan pemberantasan sarang nyamuk di dalam maupun luar rumah masing-masing," tandasnya.

Sekadar diketahui angka kasus demam berdarah di Jakarta Selatan sejak Januari hingga menjelang akhir Februari 2022 sebanyak 237 kasus. Tertinggi terjadi selama Januari 2022 sebanyak 184 kasus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati