You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Poktan Jawa Indah Tanam 14 Hektar Padi
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Poktan Jawa Indah Tanam Padi di Lahan 14 Hektare

Kelompok Tani (Poktan) Jawa Indah, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat melakukan penanaman padi secara serentak di lahan seluas 14 hektare.

Penanaman padi ini dilakukan pasca-panen

Ketua Poktan Jawa Indah, Rasidin mengatakan, dalam kegiatan ini, ada empat varietas padi yang ditanam yakni Nutri Zinc, Cakrabuana, Ciherang dan Ciherang Jumbo.

"Penanaman padi ini dilakukan pasca panen," ujarnya, Kamis (10/3).

120 Pelajar Ikut Panen Padi di Cakung

Rasidin menjelaskan, di tiap hektare sawah, pihaknya bisa memanen 5,5 ton padi. Sebelum mulai menanam, pihaknya mendapatkan pendampingan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.

"Kita bersyukur selama ini selalu didampingi mulai dari proses pembibitan, tanam, penyemprotan hingga panen," ucapnya.

Penyuluh Pertanian Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Wahyudi menuturkan, bentuk pendampingan kepada anggota Poktan Jawa Indah dimulai dari cara mengolah tanah, proses penanaman hingga panen. Selama ini proses bercocok tanam padi 12 anggota poktan telah menggunakan mesin traktor.

"Pendampingan dan pembinaan untuk mencegah serangan hama tikus, burung dan serangga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1177 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1091 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1060 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye916 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye891 personAnita Karyati