You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Jl Serdang III
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Jl Serdang III

Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang ada di Jalan Serdang III tepatnya di depan Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tumpukan sampah itu terjadi lantaran sudah dua hari tidak diangkut.

Sampahnya sudah dua hari tidak diangkut, makanya sampai menumpuk di jalan

Tumpukan sampah yang mencapai dua meter tersebut tak ayal membuat aktivitas lalu lintas di Jalan Serdang III menjadi terganggu. Pasalnya sampah yang menumpuk hampir memakan satu lajur jalan. Kendaraan yang melintas pun harus bergantian melewatinya.

"Sampahnya sudah dua hari tidak diangkut, makanya sampai menumpuk di jalan. Posisinya yang berada di depan pintu masuk membuat pembeli enggan lewat sini," ujar Yono (45), salah seorang pedagang buah di Pasar Serdang, Senin(27/4).

Pasca Penertiban, Pasar Serdang Dijaga Satpol PP

Hal senada diungkapkan Sakinah (48), salah seorang pembeli. Ia menyayangkan keterlambatan pengangkutan yang membuat sampah menumpuh di jalan.

"Harusnya disini disediakan kontainer sampah. Ini dibiarin saja di jalan dan sangat mengganggu," keluh Sakinah.

Dihubungi terpisah, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, Marsigit mengaku belum menerima laporan terkait tumpukan sampah di lokasi tersebut. Untuk penindakan awal, menurutnya pihak Seksi Kebersihan Kecamatan Kemayoran dapat langsung melakukan pengangkutan.

"Saya sudah minta Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Kemayoran untuk melakukan pengangkutan," jelas Marsigit.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati