You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
15 Truk Trailer Overload Dipaksa Keluar Tol
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kelebihan Muatan, 15 Truk Dipaksa Keluar Tol

Sebanyak 15 truk trailer dipaksa keluar dari Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Petugas menindak sopir truk karena kelebihan muatan sehingga membahayakan pengguna jalan lain.

Sopir kadang tahu mereka membawa muatan overload, tapi mereka tidak bisa menolak permintaan perusahaan

Razia digelar tepat di pintu masuk Tol Wiyoto Wiyono, Plumpang, sejak pukul 08.00 hingga sekitar pukul 17.00 nanti. Hasilnya hingga pukul 11.00, sebanyak 15 truk trailer di antaranya, truk tailer bernopol B 9844 UEI, B 91535 UEK, B 9138 UEK dan B 9374 UIV, dipaksa keluar tol karena kelebihan muatan.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Jaya 2, AKP M Sigit Purwanto mengatakan, razia merupakan bagian dari Operasi Patuh Jaya yang digelar pihaknya selama sebulan. Selain dikeluarkan oleh pengelola jalan tol, sopir truk trailer yang kedapatan kelebihan muatan dikenakan sanksi tilang.

Kelebihan Beban, 15 Truk Ditilang

"Sopir kadang tahu mereka membawa muatan overload, tapi mereka tidak bisa menolak permintaan perusahaan," ujarnya, Selasa (9/6).

Menurutnya, tindakan tegas berupa tilang di tempat diberikan untuk memberikan efek jera. Sebab, biasanya jika sudah ditilang sopir kapok melakukan pelanggaran lagi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2041 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1011 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye908 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye903 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye787 personFakhrizal Fakhri