You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub Ancam Tutup Diskotek Sarang Narkoba
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Diskotek Sarang Narkoba akan Ditutup

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, akan menutup tempat hiburan yang menjadi sarang peredaran narkoba. Saat ini, Pemprov DKI baru menutup Diskotek Stadium di Jl Gajah Mada, Jakarta Barat yang terbukti menjadi tempat peredaran Narkoba.

Kalau memang masih ada tempat-tempat hiburan yang menjadi tempat peredaran narkoba, kita akan tutup

"Kalau memang masih ada tempat-tempat hiburan yang menjadi tempat peredaran narkoba, kita akan tutup," tegas Djarot, usai menghadiri perayaan Hari Anti Narkotika Internasional di Gedung Puri Ardhya Garini Jl Raya Protokol Halim Perdana Kusuma, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (9/6).

Namun sebelum ditutup, pihaknya akan memanggil pengelolanya dan melakukan evaluasi terlebih dulu bersama instansi terkait, seperti Polda Metro Jaya dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Menurut Djarot, saat ini yang perlu dilakukan adalah pencegahan bagi pengguna narkoba.

Bekas Diskotek Stadium Dijaga Aparat

Kepala BNNP DKI Jakarta, Ali Johardi mengatakan, untuk penanganan korban penyalahgunaan narkoba, kini BNNP DKI memiliki call center dengan nomor 106 dengan layanan 24 jam. Call center ini dapat dimanfaatkan warga untuk mengadukan hal-hal yang menyangkut masalah narkoba, baik warga DKI maupun wilayah lainnya.

"Dalam penanganan rehabilitasi, kita bekerja sama dengan Rindam Jaya dan Pusdikkes TNI AD. Bahkan ada sejumlah rumah sakit swasta yang bekerja sama," ujar Ali Johardi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1155 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye940 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye922 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati