You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
795 Pohon Ditanam di Jalur Hijau Sepanjang KBT
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

795 Pohon Ditanam di Sepanjang Jalur Hijau KBT

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) DKI Jakarta menanam sebanyak 795 pohon di sepanjang jalur hijau Kanal Banjir Timur (KBT). Ratusan pohon berjenis tabebuya dan ketapang ditanam sepanjang 14 kilometer.

dapat tercipta kota Jakarta yang lebih sejuk dan asri

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Bayu Megantara mengatakan, fungsi pepohonan ini selain menjadi salah satu sumber oksigen bagi kehidupan warga, juga sebagai peneduh dan penyerap polutan.

“Dengan penanaman ratusan pohon di sepanjang KBT ini diharapkan dapat tercipta kota Jakarta yang lebih sejuk dan asri,” ujar Bayu, Senin (13/3).

30 Pohon Pelindung Ditanam di Kawasan Waduk Elok

Bayu menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menciptakan kota Jakarta yang lebih hijau. Bayu menyampaikan, sejak awal tahun penanaman pohon dan tanaman hias sudah dilakukan di 587 lokasi di Jakarta.

Tahun ini, sambung Bayu, pihaknya menargetkan lebih dari 20 ribu pohon ditanam khususnya pada areal-areal yang selama ini belum dilakukan penanaman maupun terdampak pembangunan infrastruktur.

“Penanaman pohon merupakan bentuk serta terwujudnya kelestarian lingkungan hidup di Jakarta secara berkelanjutan,” tandas Bayu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3048 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1418 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1330 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1182 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye924 personAnita Karyati