You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Birokrasi di Pulau Seribu akan Dirampingkan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Birokrasi di Pulau Seribu akan Dirampingkan

Untuk efisiensi jalannya roda pemerintahan, Pemprov DKI akan merampingkan birokrasi di Pemkab Kepulauan Seribu. Perampingan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi birokrasi di wilayah itu yang dinilai terlalu gemuk.

Lebih dari 10 jabatan eselon III akan digabung. Kita juga akan memperbanyak tenaga teknis

"Jadi, kita sudah melakukan evaluasi birokrasi. Hasilnya, struktur terlalu gemuk, tapi miskin di fungsi. Ke depan, kita akan balik. Perkaya fungsi, sedangkan struktur dirampingkan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jumat (10/7).

Bupati Nilai Jumlah PNS Kepulauan Seribu Masih Efektif

Ia mengatakan, mengacu dari hasil evaluasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penggabungan untuk struktur jabatan eselon III di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu.

 "Lebih dari 10 jabatan eselon III akan digabung. Kita juga akan memperbanyak tenaga teknis," ujarnya.

Ia mengungkapkan, titik berat yang akan dibenahi di Kabupaten Kepulauan Seribu yakni meningkatkan kualitas pelayanan wajib yang terdiri dari administrasi, pendidikan dan kesehatan.

"Setelah kewajiban dasar terpenuhi, kita akan memperkuat ikon Kepulauan Seribu yakni sektor pariwisata dan pengamanan pulau, sektor perikanan dan kelautan. Jadi, visi kita seperti itu," ungkapnya.

Ditanya wartawan jabatan apa saja yang akan dihapus, Djarot menjawab, sejumlah suku dinas di antaranya Kependudukan dan Catatan Sipil, Bina Marga, Koperasi, Industri Kecil, Energi, Damkar dan Satpol PP dapat digabung menjadi satu instansi.

"Jadi, penyederhanaan itu menjadi suatu yang penting. Serta yang lebih pokok lagi, di Kepulauan Seribu adalah perangkat di kelurahan dan kecamatan," jawabnya. 

Djarot menambahkan, pihaknya telah menyiapkan desain perampingan birokrasi Pemkab Kepulauan Seribu. Sedangkan untuk pelaksanaan akan dilakukan usai Lebaran.

"Desainnya sudah ada, tinggal sekarang kita kroscek di lapangan. Setelah itu, kita diskusi di Balai Kota. Implementasinya habis Lebaran," tambahnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye2639 personNurito
  2. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye2368 personDessy Suciati
  3. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1748 personDessy Suciati
  4. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1329 personFakhrizal Fakhri
  5. Syafrin Minta ASN Pemkot Jaksel Terapkan Budaya Kerja 3K

    access_time08-06-2026 remove_red_eye1201 personTiyo Surya Sakti