You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satpol PP, FH UI, FGD, Sosialisasi, Raperda Pengganti, Perda 8 Tahun 2007
photo Doc - Beritajakarta.id

Satpol PP-FH UI Adakan FGD Sosialisasi Reperda Pengganti Perda 8 Tahun 2007

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka sosialisasi Raperda pengganti Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Kami tentu berharap agar Raperda ini nanti dapat segera disahkan menjadi Perda

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, FGD ini diadakan untuk lebih menyerap aspirasi dan masukan dari publik agar pengganti Perda No 8 Tahun 2007 bisa lebih baik.

"Perda pengganti ini nantinya akan lebih mengakomodir dan memberikan kepastian kepada jajaran Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya sebagai penegak Perda," ujarnya, Selasa (22/8).

Komisi A-Satpol PP Rapat Koordinasi Bahas Perda Tibum

Arifin menjelaskan, Raperda pengganti Perda 8 Tahun 2007 sudah masuk dalam agenda kerja di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta.

"Kami tentu berharap agar Raperda ini nanti dapat segera disahkan menjadi Perda," terangnya.

Sementara itu, Peneliti Djokosoetono Research Center (DRC) Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Ary Subagio Wibowo menuturkan, sejumlah poin penting dalam materi revisi Perda No 8 Tahun 2007 adalah sanksi pidana menjadi administratif.

"Ini yang juga kita kawal agar Satpol PP dapat memberikan sanksi administrasi kepada pelanggar, sehingga bisa lebih efektif dan efisien," ungkapnya.

Menurutnya, hasil revisi Perda nantinya diharapkan dapat membuat Satpol PP DKI Jakarta semakin bertaji untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di Jakarta.

"Saya kira Satpol PP nantinya bisa lebih dapat melakukan pendekatan secara humanis, namun juga tegas. Diharapkan tidak ada lagi pelanggaran ketertiban umum di Jakarta," bebernya.

Ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam hal ini Satpol PP yang sudah melibatkan peran atau partisipasi masyarakat dalam membuat aturan.

"Saya kira ini penting agar revisi Perda ini nantinya bisa diimplementasikan dengan baik. Revisi Perda 8 Tahun 2007 tetap mengacu pada 10 tertib, namun yang menjadi catatan adalah terkait sanksi pidana yang saat ini diterapkan," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam revisi Perda ini juga mengatur terkait partisipasi masyarakat. Untuk itu, ia berharap agar pemasangan bendera merah putih tidak bertumpu pada RT/RW.

"Tadi saya sebutkan, ini perlu penggalangan kesadaran untuk memberi semangat kejuangan kita. Saya juga inginkan Satpol PP dapat secara tegas menertibkan atribut Parpol yang justru dipasang di fasilitas umum hingga pohon-pohon yang merusak estetika kota. Semoga ini juga bisa masuk dalam revisi Perda 8 Tahun 2007," tandasnya.

Untuk diketahui, FGD menghadirkan narasumber kompeten yakni, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP DKI Jakarta, Herry Purnama; dan Tim Peneliti DRC FH UI yang terdiri dari, Ary Subagio Wibowo, Soni Maulana Sikumbang, serta Surastini Fitriasih.

FGD yang berlangsung di salah satu hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ini dihadiri oleh akademisi hingga warga dari berbagai kalangan dan profesi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7092 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1280 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1180 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye929 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pengelolaan Transportasi Laut Pulau Seribu oleh Transjakarta Dinilai Lebih Efisien

    access_time10-08-2026 remove_red_eye812 personDessy Suciati