You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sembilan Angkutan Ditindak Tim Lintas Jaya Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sembilan Angkutan Ditindak Tim Lintas Jaya Jaktim

Petugas gabungan Sudin Perhubungam, Satwilantas dan Garnisun yang tergabung dalam Tim Operasi Lintas Jaya Jakarta Timur, telah menindak sembilan angkutan umum di kawasan Jalan Raya Laksamana Malahayati, Cipinang Melayu, Makasar.

Tiga angkutan umum kami kandangkan, enam lainnya ditilang

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Riki Erwinda mengatakan, lokasi tersebut kerap dijadikan terminal bayangan yang dikeluhkan masyarakat karena memicu kemacetan lalu lintas, terutama di sekitar ruas jalan kawasan Pangakalan Jati dari arah Bekasi menuju Jakarta .

"Kami sudah sering lakukan tindakan, namun mereka kerap beroperasi malam hari," ucap Riki, Senin (6/3).

Delapan Jukir Liar di Jaktim Dapat Pembinaan

Dia menegaskan, akan terus melakukan penertiban terhadap terrminal bayangan yang dinilai sudah mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengendara maupun warga sekitar.

"Tiga angkutan umum kami kandangkan, enam lainnya ditilang," ungkap Riki.

Kasatpel Perhubungan Kecamatan Makasar, Ristiyanto menambahkan, angkutan umum gelap jenis elf biasanya mangkal di lokasi tersebut saat malam hari mulai pukul 23.00 hingga 04.30.  

"Aktivitas mereka di luar pengawasan, karena malam hari di atas pukul 23.00," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati