You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembebasan Lahan untuk MRT di Cilandak Sudah 80 Persen
photo Doc - Beritajakarta.id

Pembebasan Lahan untuk MRT di Cilandak Sudah 80 Persen

Pembebasan lahan untuk percepatan pembangunan moda transportasi massal berbasis rel, Mass Rapid Transit (MRT) untuk wilayah Cilandak saat ini sudah mencapai 80 persen.

Wilayah Cilandak sudah 80 persen, fokus utama yakni untuk pembangunan stasiun,  yakni  Stasiun Cipete, Stasiun Haji Nawi dan di Jakarta International School

"Wilayah Cilandak sudah 80 persen, fokus utama yakni untuk pembangunan stasiun,  yakni  Stasiun Cipete, Stasiun Haji Nawi dan di Jakarta International School (JIS), " kata Dhanny Sukma, Camat Cilandak, Jumat (14/8).

Dikatakan Dhanny, sebagian warga sudah setuju dengan harga appraisal yakni antara Rp 18 juta hingga Rp 22 juta. Jika ada juga warga yang tidak setuju maka akan diserahkan ke pengadilan yakni konsinyasi.

Pemkot Jaksel Kebut Pembebasan Lahan untuk MRT

"Ditargetkan proses pembebasan lahan di Cilandak akhir tahun 2015 rampung," ujarnya.

Pihaknya, tambah Dhanny, juga mengalami sedikit kendala, sebab sebagian warga di Gandaria, Jakarta Selatan tidak mau lahannya dibebaskan. Namun, pihaknya optimis segera bisa menyelesaikan hal tersebut.

"Yang sedikit susah itu di Gandaria, tukang karet. Jika mereka menolak ya konsinyasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2030 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1070 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye818 personAldi Geri Lumban Tobing